Kolaborasi Multi-Instansi Wujudkan SAE L’SIMA Sebagai Sentra Edukasi Agribisnis Terpadu
Ngajum, Malang — Kawasan SAE L’SIMA kembali menjadi sorotan setelah berbagai instansi pemerintah, lembaga pendidikan, dan komunitas pertanian berkolaborasi mengembangkan kawasan ini sebagai sentra edukasi agribisnis terpadu. Dengan luas ±20,5 hektare, SAE L’SIMA kini diarahkan menjadi pusat pembelajaran berbasis agrikultur modern dan berkelanjutan.
SAE L’SIMA yang berada di Desa Maguan, Kecamatan Ngajum, berada di bawah pengelolaan Lapas Kelas I Malang. Kawasan ini sebelumnya dikenal sebagai area agroeduwisata dan pembinaan warga binaan, tetapi kini dikembangkan lebih jauh sehingga menjadi laboratorium agrikultur terbuka untuk pelajar, mahasiswa, komunitas petani, hingga masyarakat umum.
Kolaborasi Multi-Instansi
Pengembangan SAE L’SIMA melibatkan kerja sama dengan:
- Pemerintah Kabupaten Malang
- Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
- Balai Penyuluhan Pertanian
- Sekolah dan universitas
- Kelompok tani dan komunitas lokal
Sinergi ini memperkuat fungsi SAE L’SIMA sebagai kawasan edukasi, kawasan konservasi, serta pusat pengembangan pertanian terpadu.
Program Edukasi Agribisnis
Beberapa program edukatif yang telah berjalan di SAE L’SIMA antara lain:
- Workshop pertanian organik
- Pelatihan budidaya hortikultura dan kebun produktif
- Demonstration plot (demoplot) pertanian
- Edukasi konservasi tanah dan air
- Pelatihan manajemen agribisnis
- Pembinaan keterampilan pertanian bagi warga binaan
Peran Warga Binaan
Warga binaan memiliki kontribusi besar dalam operasional SAE L’SIMA, mulai dari pengolahan lahan, pembibitan, perawatan tanaman, hingga pendampingan kegiatan edukasi. Ini menjadi bagian dari pembinaan kemandirian agar mereka memiliki keterampilan produktif saat kembali ke masyarakat.
Menuju Sentra Edukasi Pertanian Terbesar di Malang
Dengan dukungan lintas instansi, fasilitas yang terus diperbarui, dan pengembangan zona pertanian terpadu, SAE L’SIMA diarahkan menjadi sentra edukasi agribisnis terbesar di Malang Raya. Kawasan ini menjadi percontohan pengelolaan lahan produktif yang berkesinambungan untuk lingkungan dan masyarakat.


Leave a Comment